Cara Mengukur SI
Kecerdasan sosial dapat
diukur dengan bagaimana seseorang dapat bersosialisasi dengan oranglain, biasanya orang yang memiliki sedikit kecerdasan sosial adalah orang yang
suka menyendiri karena sedikit kontak dengan orang lain. Seseorang memiliki
kecerdasan sosial tinggi, apabila dalam dirinya memiliki keterampilan sosial
yang terdiri dari sejumlah sikap. Sikap tersebut adalah:
- Tumbuh social awareness (kesadaran situasional atau sosial). Adalah kemampuan individu dalam mengobservasi, melihat, dan mengetahui suatu konteks situasi sosial, sehingga mampu mengelola orang-orang atau peristiwa.
- Kemampuan charity. Yaitu kecakapan ide, efektivitas, dan pengaruh kuat dalam melakukan komunikasi dengan orang atau kelompok lain
- Berkembang empathy. Kemampuan individu melakukan hubungan dengan orang lain pada pada tingkat yang lebih personal
- Terampil interaction style. Individu memiliki banyak skenario saat berhubungan dengan orang lain, luwes, dan adaptif memasuki situasi berbeda-beda.
Karakteristik
Seseorang yang Memiliki Kecerdasan Sosial :
- Mampu menghimpun banyak kawan di sekelilingnya
- Memiliki kemampuan untuk mengatur emosinya
- Memberi banyak nasihat dan saran perbaikan kepada orang lain.
- Memiliki daya tahan terhadap kegagalan.
- Memiliki keberanian untuk melanjutkan upaya dan usahanya setelah salah atau gagal
- Cepat beradaptasi
- Memiliki kecepatan intuisi
- Dapat memahami orang lain dari bahasa tubuh mereka
- Memiliki kemampuan berdialog secara bijak
- Menampilkan diri secara baik dan tidak palsu
Komponen dan Indikator Social Intelligence
- SI (Social Intelligence) internal : Keinginan untuk bersosial dari dalam diri, Menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, Mengorbankan kepentingan diri demi orang lain
- SI (Social Intelligence) eksternal : Adanya pengaruh untuk bersosialisasi, Menyelesaikan permasalahan dalam berinteraksi Sosial, Bersosialisasi karena adanya faktor yang lain (supaya mendapat sanjungan dan pujian dari orang lain)
Model Social Intelligence Menurut Para Ahli
Pada tahun 2005, Karl Albrecht mengusulkan
sebuah model social intelligence yang terdiri dari lima poin dalam bukunya
Social Intelligence: Ilmu Baru Sukses, yaitu “SPACE” :
1)
Situational awareness (kesadaran Situasional)
2)
Presence (Kehadiran)
3)
Authenticity (Keaslian)
4)
Clarity (Kejelasan)
5) Empathy (Empati)
0 komentar:
Posting Komentar